mataku senang melihat hal baru, tapi hatiku hanya terpaku padamu...

mataku senang melihat hal baru, tapi hatiku hanya terpaku padamu...

Laman

Sekilas tentangku

My photo
Coral conservation... Please visit our web at biosopherefoundation.org and instagram @miratsea untuk mengtahui kegiatan terbaru dalam pelayaran dan kegiatan konservasi. Untuk selengkapnya bisa hubungi kami di +62 818 0431 4933 (Luisa)

Wednesday, January 14, 2015

Sebenrnya Aku Bisa Saja, Tapi,,,

Pertengahan 2014 lalu aku wisuda, dengan disambut hujan abu di Yogyakarta dan sekitarnya waktu itu. Setelah wisuda mau kemana? Banyak yang mempertanyakan itu, tapi aku sendiri belum punya gambaran akan kemana setelah ini? Sisa waktu 1 bulan sampai pendaftaran lanjut ke S1, masih ragu mau lanjut kuliah atau kerja, toh lulus 2,5 tahun tidak membuatku pede untuk daftar kerja, malu sama ipk, malu sama waktu yang singkat untuk kuliah, aku belum bisa apa-apa.

Belum ada pemaksaan dari kedua orang tua untuk bekerja, makanya aku lanjut kuliah, sampai akhirnya aku bertemu seseorang yang menyadarkanku untuk melangkah kemana. Baru selesai 1 semester di jenjang S1 alih jalur, semangat kuliahku sudah mulai letoy, dan akhirnya pertengahan di semester 2, aku memutuskan untuk berenti kuliah dan memulai berbisnis sate jamur dengan orang itu. Sebulan dua bulan setelah itu aku mulai sadar, aku gak akan hidup kalau hamya mengandalkan jualan yang hanya dipesan dan gak keliling, sementara teman-temanku sudah mulai tes kerja sana sini, daftar CPNS juga ada, aku hanya asik berpacaran, ya orang yang membuatku tau kemana akan melangkah adalah pacarku, bukan sekedar pacar, aku yakin dia adalah sahabat sampai akhir hayat di dalam hidupku. 

Orang tua sudah mulai rewel, mereka tetep ingin aku menjadi pekerja negara, entah itu CPNS, kerja di KPK, pokoknya kerja kantoran yang layak. Sebenernya aku bisa saja ikut berjuang bersama teman-teman yang lain untuk ikut tes seperti itu, tapi gak semua orang tau bahwa kadang materi yang kita perjuangkan akan berbanding terbalik dengan apa yang kita rasakan. Oke, dalam hal ini adalah menurutku, menurut apa yang aku rasakan, apa yang aku lihat dan apa yang aku peroleh.

1. Ikatan dinas bukan hal yang mudah, apalagi kalau mendadak ingin keluar

Pasti kena pinalti, itu yang ada dipikaranku, makanya kemaren sempet mikir untuk hal itu, yang namanya kerja untuk negara, kita harus bener-bener betah dan penuh dengan keloyalitas serta kebersihan.

2. Bagaimana kalau dikirim ke luar kota?

Jujur, aku sangat membenci bila harus dimutasikan keluar dari kota dimana aku tinggal sekarang, aku punya seseorang yang menungguku setiap hari dirumah, walaupun orang itu setuju aku ditempatkan diluar kota, pasti akan ada masalah didalamnya. Hidup penuh masalah itu bagus, kita akan belajar dari sana, dan keluar dari zona nyaman seperti itu ya bagus juga, agar kita bisa mandiri dan sukses menghadapi kesulitan diluar zona nyaman kita. Tapi 1, keluar dari zona nyaman gak selalu harus keluar dari lingkup tinggal kita, bertemu orang baru, masuk ruangan baru, menghadapi aktivitas baru, itu juga beberapa zona gak nyaman yang bisa kita hadapi. 

3. Bahagiaku bukan hanya uang, bahagiaku adalah kamu

Gak tau untuk yang lain, tapi aku pribadi sangat tidak suka kalau harus jauh berlama-lama dari seseorang yang aku cintai, entah itu keluarga, teman ataupun pacar. Bulan pertama memang akan terasa berat, tapi bulan berikutnya akan terasa ringan karena terbiasa. Semua itu motivasi dari diri, tapi aku pribadi, aku tetap mau. Aku hanya mau disini, bersama orang yang selalu membukakan mataku untuk melihat masa depan bukan hanya dari sudut pandang sukses dengan uang yang banyak, tapi juga sukses dalam perkembangan pribadi kita. 
Seperti ada yang kosong bila harus jauh dari orang kesayangan, aku salut kepada temen-temen yang bisa kerja diluar kota dan jauh dari keluarga, sangat salut... Aku bisa saja, tapi jujur, aku tidak mau mencoba, aku tidak bisa, karena aku tau didepan nanti akan menghadapi apa, aku menghindari terlalu maniak terhadap gaji dalam bekerja, karena bagiku bekerja adalah berkarya, yang nanti pelan-pelan karyaku tersebut bisa menghasilkan, entah itu sedikit atau banyak. 

Karena aku sudah menemukan seseorang yang akan membimbingku ke masa depan, aku gak akan lihat kiri kanan apalagi belakang, tapi masa lalu adalah kekuatan kita untuk terus melangkah. Aku tidak akan meninggalkan masa depanku walaupun hanya sesaat, karena aku sangat butuh dirinya, FCTAW. (LP)