Pernah ngerasain namanya Long Distance Relationship? Itu loh pacaran jarak jauh, tapi jauhnya beneran jauh bukan beda gang rumah atau beda desa. Yang belum pernah, kalian beruntung! Tapi yang pernah bahkan sering, kalian luar biasa tangguh. Kenapa tangguh? Karena biasanya LDR itu selalu bisa menahan emosi saat mendengar lagu kenangan bersama pacar, melewati tempat biasanya kalian berduaan, dan selalu menghindari godaan yang ada di dekatnya. Kalian bisa menangis seharian penuh, tapi beruntung kalau kalian punya berbagai kegiatan, jadi rasa rindu bisa menipis walaupun sedikit.
Saya
tergolong semi LDR, karena kami tidak sepenuhnya selalu LDR. Waktu pacaran,
saya dan suami saya tinggal di kost yang berdekatan, jadi hampir setiap hari
kami bisa makan siang dan makan malam bersama bahkan pulang pergi dari tempat
kerja selalu bersama mas pacar. Tapi, ketika harus LDR, saya bingung lah,
gimana rasanya itu LDR? Terus saya harus kemana kalau mas pacar pergi tugas?
Biasanya kita berduaan terus kayak paketan burger sama kentang. Mana perginya
jauh banget, selalu di Indonesia bagian Timur. Kadang nomer hp mas pacar
sinyalnya ada, kadang sinyal ada tapi pulsa abis, mana kerjanya di pedalaman,
LDR kami begitu ruwet kayak benang jahitan yang kusut. Memotivasi diri supaya
lebih berguna walaupun mas pacar pergi adalah hal yang susah susah rumit,
rasanya males gerak aja gitu. Tapi biasanya, saya selalu memulai kepergiannya
dengan menangis selama mungkin. Kemudian mencoba beberapa trik otodidak berikut
:
1.
Kualitas Waktu Sebelum LDR
Buatlah
diri kamu dan pasanganmu benar-benar menikmati kualitas berduaan sebelum dia
pergi untuk waktu yang lumayan lama (3 hari juga waktu yang lama loh). Kalian
bisa makan di tempat favorit atau tempat yang sekiranya bisa untuk saling
romantis-romantisan. Duduk berhadapan bisa membuat suasana makin syahdu juga
kok, apalagi pakai acara saling pandang dan saling bilang ‘jaga diri ya selama
aku pergi’.
2.
Jangan Takut Untuk Antar Dia ke Bandara/
Stasiun/ Terminal
| we heart it : mylifeasbenda |
3.
Kamu Harus Tegar
| we heart it : mylifeasbenda |
4.
“I
love you”
Udah
peluk, jangan lupa sampaikan kalau kamu mencintai dia. Cium tangan, cium pipi
bahkan ciuman saja di tempat umum juga tidak masalah kok. Kalian sedang dilanda
kuatir, karena jarak kalian berpisah raga, tapi tidak cinta. Kalian
pasti akan kembali bersama.
5.
Jangan Egois
Komunikasi
adalah salah satu penyebab pasangan LDR lepas rasa percayanya. Nggak dibales
dikit sudah marah gak karuan, seharian belum dihubungi juga protesnya udah
kayak pengguna provider internet yang kuotanya kesedot mendadak. Hei ingat,
jangan melulu minta dihubungi. Tujuannya pergi jauh untuk apa? Untuk masa depan
siapa? Bisa saja untuk bekerja dan demi masa depan kalian kan? Sudah dihubungi
dalam sehari adalah lebih dari cukup. Jangan terlalu curiga, itu egois.
| we heart it : ryan2_518hitode |
6.
Pasti Ada Waktu Luang
| we heart it : amoonii_Qtr |
7.
Kirim Voice Note
| we heart it : abkrq |
8.
Jadi Tidak Napsu Makan
| we heart it : angie2215 |
9.
Nongkrong Dengan Teman
| we heart it : baraa7746 |
10.
Jangan Baper
| we heart it : moonlight_priincess |
11.
Selesaikan tugas
| we heart it : gisssssss |
LDR yang membuat jauh hanya jaraknya, tapi percayalah kalau hatimu
akan selalu dekat. Saya menghadapi LDR tidak sering, namun tujuannya untuk
bekerja itu kadang membuat saya kuatir. Saat itu suami saya harus menyelam sampai
70-an meter, pekerjaannya membuat saya lebih dari sedih dibanding LDR itu
sendiri. Di darat semua bisa saja terjadi, apalagi di laut? Ya, saya bisa
melewati ini semua. Apalagi kamu? Tegar, semangat dan bawa terus dia dalam doa (kalau doa loh ya, kalo nggak ya bukan salah saya),
maka jarakpun akan kalah dengan kuatnya rasa percaya kalian. (LP)